Festival Majapahit 2021 Festival Majapahit 2021
Festival Majapahit 2021 Kakawin Nagarakertagama.pdf
Keris dalam Perspektif Keilmuan by Waluyo Wijayatn
Festival Majapahit 2021

Budaya

Gajah Mada menapakkan kakinya di Bali,
Mari pilih salah satu seni untuk dijelajahi!

Beksan Surya Majapahit
Narasi :
Menceritakan tentang perjuangan hidup seorang penari pada masa kerajaan Majapahit yang sering mendapat stigma negative. Dikemas dalam gerak cantik tapi tegas sebagai visualisasi nilai perjuangan rakyat Majapahit.
Koreografer : Puspitaning Wulan
Penata Musik : Sanggar Sekar Dalu
Nama Penari : Nadin, Virna, Sasma, Khanza, Avin, Rafa
Nama Sanggar : SMPN 1 MOJOKERTO
Labuh Labete Satrio Majapahit
Narasi :
Menggambarkan kisah Nyi Cinde dan perjuangannya menjaga pusaka Majapahit “Tunjung Biru” sebagai bentuk pengabdian pada Majapahit.
Divisualisasikan dalam gerak tegas dan dinamis tetapi tetap memunculkan aksen lembut sebagai penggambaran keagungan dan wibawa Nyi Cinde.
Koreografer : Puspitaning Wulan
Penata Musik : Suwandi
Nama Penari : Ajeng, Nabela, Nabila, Audrey, Yusi, Laura, Dea
Nama Sanggar : SMPN 1 MOJOKERTO
Putri Kusumo
Narasi :
Tarian ini menggambarkan tentang, sosok Tribuana Tungga Dewi yang diberi titah oleh Gayatri untuk naik tahta menjadi ratu penguasa Majapahit. Dalam masa kepemimpinan sang Ratu, Kerajaan Majapahit telah berhasil menaklukan wilayah Nusantara.
Divisualisasikan dalam gerak tari yang lembut tetapi tetap memunculkan aksen tegas dan dinamis sebagai penggambaran keagungan dan wibawa Tribuana Tungga Dewi.
Koreografer : Arfiana Dyah Novianti
Penata Musik : Suwandi
Nama Penari : Meitha Tricia Virgi
- Novtasya Stevanny Susanto Putri
- Silvia Ardiana
- Amanda Citra Weka Adyatma
- Yowanda Rizky Mawaddah
Nama Sanggar : SMPN 7 MOJOKERTO
Tari Dayana Astramaya
Narasi :
Tarian ini menggambarkan tentang, sosok Tribuana Tungga Dewi raja ketiga kerajaan Majapahit dalam kasus keta dan sadeng. Tribuana Tungga Dewi tidak hanya sebagai otak dari rencana meruntuhkan kasus tersebut, namun juga bertindak sebagai panglima perang. Beliau juga sebagai pengarak peperangan yang disusun oleh patih gajah mada, melalui yang disebut Sumpah Palapa.
Menonjolkan tentang ketangguhan, keberanian dan kekuatan Sang Ratu saat ikut turun melawan pemberontak.
Koreografer : Halimatussa' Diyah Ayuningtyas
Penata Musik : Agung Julianto
Nama Penari : Maylanie Cristyani Susanto Putri
- Vara Yanuar Putri Hidayati
- Nabilah Hanum Mufidah
- Anjhani Violetta Koemala Poetri
- Shinta Permatasari
Nama Sanggar : SMPN 8 MOJOKERTO
Tari Prawira Wilwatikta
Narasi :
Inspirasi tari Prawira Wilwatikta dicuplik dari kegagahan dan kegigihan prajurit Wilwatikta yang tidak lain Kerajaan Majapahit dalam menumpas pemberontakan saat pemerintahan Ratu Tribuana Tunggadewi. Pemberontakan yang terjadi adalah Pemberontakan Sadeng dan Pemberontakan Keta. Kitab Nagarakretagama menceritakan, Ratu Tribhuwana Tunggadewi pada tahun 1331 menumpas pemberontakan daerah Sadeng dan Keta. Fakta itu dipertegas Kitab Pararaton yang mengungkap lantaran ada konflik Gajah Mada dengan Ra Kembar berseteru memperebutkan posisi panglima akhirnya Ratu Tribhuwana berangkat memimpin penumpasan pemberontakan. Kegagahan dan kegigihan prajurit Wiwatikta itu menjadi inspirasi Tari Prawira Wilwatikta
Koreografer : Maulida Fitrotin K
Penata Musik : Lulus Andianto
Nama Penari : Okta, Zarah, Cantika, Zuriz
Nama Sanggar : SMPN 9 MOJOKERTO